dalam kelanjutan evakuasi tentara-tentara inggris dari perairan iran menuju sebuah bandara untuk kemudian diterbangkan ke Tehran, salah seorang pejabat pemerintah Iran di wilayah itu yang pada saat proses pemindahan tentara-tentara itu berada di lokasi, mengumumkan bahwa tentara-tentara inggris ini harus di adili di tempat, yang secara spontan pernyataan tersebut membuat kekhawatiran dan ketakutan tentara-tentara inggris ini semakin memuncak, dalam kondisi yang mereka rasakan serba genting ini sebagian pasukan inggris tidak lagi bisa mengontrol dirinya dan mulai “membasahi celananya”.
Koresponden baztab melaporkan, 40 hari sejak penangkapan tentara-tentara inggris oleh iran, sebuah sumber terpercaya melansir pemberitaan seputar hal-hal yang selama ini belum sempat diberitakan ke masyarakat luas di balik penangkapan serdadu-serdadu inggris. Sumber tersebut mengatakan ”ketika tentara-tentara itu tertangkap di diantara kelompok pertama dari pihak iran yang berhasil menangkap mereka tidak terdapat penerjemah, disaat yang sama tentara-tentara inggris yang tertangkap itu terus menerus mengucapkan hal sama dalam bahasa inggris kepada pihak penangkap yang diperkirakan adalah sebuah permohonan kepada para penangkap tersebut. Dengan datangnya seorang penerjemah ke tengah-tengah mereka, terungkaplah bahwa tentara-tentara inggris tersebut terus mengulang-ulang perkataannya yang berisi permohonan agar tubuh mereka jangan dicabik-cabik dan jantung mereka jangan dimakan. Dalam kondisi yang menurut mereka serba sulit dan tertekan ini sebagian dari tentara-tentara inggris itu karena rasa takut yang sangattidak bisa lagi mengontrol dirinya dan mulai “membasahi celananya”. Ketika mereka dibawa ke sebuah bandara untuk kemudian diterbangkan ke Tehran salah seorang pejabat pemerintah di wilayah tersebut mengumumkan bahwa mereka yang telah melanggar batas wilayah teritorial iran tanpa izin itu harus diadili di tempat, tetapi pernyataan ini kemudian dibantah oleh pihak penangkap sehinnga sempat menimbulkan perdebatan diantara mereka yang justeru semakin menambah ketakutan tentara-tentara inggris tersebut. Tapi kemudian masalah dapat diselesaikan dan mereka dibawa ke Tehran dan tidak sesuai dengan dugaan para serdadu inggris yang tertangkap itu, mereka justeru diperlakukan sangat terhormat oleh pihak iran dan bahkan mendapatkan hadiah “tiket pesawat” menuju negaranya sebagai ungkapan rasa gembira rakyat iran atas kelahiran pemimpin besar revolusi dunia Nabi Muhammad Saw. yang waktunya bertepatan dengan ditangkapnya mereka di perairan iran karena berusaha menerobos wilayah perairan iran tanpa izin tersebut.[agil]
sumber baztab.com